Langsung ke konten utama

Chapter 1: Male Model

Aku tidak pernah berpikir bisa menjadi seorang model, aku memang tipe seorang pemalu yang tidak percaya diri. Bahkan sewaktu SMA aku adalah seorang kutu buku, terbiasa berpakaian rapi dan berkacamata. Tapi semuanya berubah saat aku bertemu Henry seorang Super Male Model kelahiran Manchester, Inggris. Saat itu aku sedang training sebagai seorang bellboy (jangan tanya kenapa orang sebrilian aku berakhir menjadi seorang bellboy...) di salah satu hotel di Bandung, saat itu untuk pertama kalinya diadakan Fashion Week di hotel tempat aku PKL. Banyak sekali model-model cantik dengan kaki jengjang berdatangan. Sementara para senior bellboyku saling berebut mengantarkan model-model cantik itu, aku terpaksa harus mengantarkan 2 orang model pria, ya jumlah mereka memang jauh lebih sedikit dibanding model wanita, dan itulah pertama kalinya aku bertemu dengan Henry. Dia sangat baik dan ramah, jauh dari tipikal model pada umunya. Suatu hari saat para model itu punya waktu luang, mereka berencana untuk mencari tempat nongrong di Bandung, Henry meminta aku  menjadi guide-nya. Aku setuju karena Henry menawarkan upah yang lumayan dan tiket masuk Fashion Show, dan lagi aku pikir kapan lagi aku bisa bersenang-senag dengan para model. Aku kemudian dikenalkan dengan teman-temnnya dan dua orang model yang sangat dekat dengannya Marissa dan Sarah. Akupun membawa mereka berjalan-jalan berkeliling Bandung dan kita berakhir di sebuah Night Club.
Merekapun membeli banyak minuman dan berdansa dengan liar, sempat membuat aku shock lifestyle mereka. Aku terpaksa harus mengantar Henry ke kamarnya karena dia mabuk berat, teman sekamarnya bahkan terlihat belum pulang. Keesokan harinya aku kembali bertemu dengan Henry, hari itu dia check out dari hotel, dia berterima kasih padaku atas semua yang aku lakukan dan aku bahkan terkejut saat dia memberikan baju-baju brandednya membuat para seniorku iri. Dan yang paling mengejutkan adalah ketika Marissa bilang kalau aku punya potensi untuk menjadi seorang model, dan Henry menyetujui hal itu. Henry berjanji akan kembali ke Bandung dan mengajak aku hang out lagi.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Weekly Chart #15

[1][1][14] Starboy - The Weeknd Feat. Daft Funk [2][3][12] 24K Magic - Bruno Mars [3][4][14] Closer - The Chainsmokers feat. Halsey [4][2][10] Black Beatles - Rae Shrummurd (Feat. Gucci Mane) [5][5][11] Don't Wanna Know - Maroon 5 [6][9][3] I Dont Wanna Live Forever - Zyan Malik & Taylor Swift (OST. Fifty Shade Darker) [7][6][10] Rockabye - Clean Bandit (Feat. Sean Paul & Anne Marie) [8][7][8] Human - Rag 'n' Bone Man [9][8][7] I Feel It Coming - The Weeknd Feat. Daft Funk [10][21][3] Bad Things - Machine Gun Kelly Feat. Camila Cabello [11][10][9] Fake Love - Drake [12][11][13] Starving - Hailee Stienfeld & Grey Feat. Zedd   [13][12][14] Let Me Love You - DJ Snake Feat. Justien Bieber [14][13][ 14 ] Side to Side - Ariana Grande [15][34][2] Bad and Boujee - Migos Feat Lil Uzi Vert   [16][17][4] I Would Like - Zara Larsson [17][15][3] Touch - Little Mix [18][40][9] Mercy - Shawn Mendes [19][39][14] Can't Stop The Feeling - Justin Timbe...

Actress of The Week: Laura Dern

  Laura Elizabeth Dern (lahir 10 Februari 1967) adalah seorang aktris Amerika. Dia adalah penerima beberapa penghargaan, termasuk empat Penghargaan Golden Globe dan Penghargaan Emmy Primetime, dan telah dinominasikan untuk dua Academy Awards. Lahir dari aktor Bruce Dern dan Diane Ladd, Dern memulai karir akting penuh waktu pada 1980-an dengan peran dalam drama Foxes (1980) dan Mask (1985). Dia melanjutkan untuk berkolaborasi dengan David Lynch dalam beberapa film, termasuk Blue Velvet (1986) dan Wild at Heart (1990). Dern menerima nominasi untuk Academy Award untuk Aktris Terbaik untuk bermain di R ambling Rose (1991) dan memenangkan Golden Globe Award untuk Aktris Terbaik - Miniseri atau Film Televisi untuk film 1992 Afterburn . Dia memantapkan dirinya sebagai wanita terkemuka Hollywood dengan peran utama dalam film petualangan Jurassic Park (1993). Pada tahun 1997, Dern menjadi bintang tamu dalam "Puppy Episode" dari sitkom Ellen, di mana Ellen DeGenere...

Artist of The Week: Central Cee

Central Cee adalah salah satu nama paling mencolok dalam dunia rap Inggris saat ini. Dengan gaya yang khas, lirik yang jujur, dan beat drill yang energik, ia berhasil menarik perhatian penikmat musik di seluruh dunia—bahkan melampaui batas geografis dan budaya. 🎧 Awal Kehidupan dan Perjalanan Musik Lahir dan besar di London, Central Cee tumbuh dalam lingkungan urban yang keras namun penuh inspirasi. Dari kecil, ia sudah akrab dengan musik grime dan rap UK. Ia mulai menulis lagu dan rekaman sejak remaja, memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperkenalkan karyanya ke publik. Perjalanan kariernya tidak instan. Ia sempat berganti gaya, bereksperimen dengan berbagai suara, dan bahkan nyaris menyerah sebelum akhirnya menemukan suara khasnya di genre UK drill yang kini menjadi ciri khasnya. 🚀 Terobosan dan Kepopuleran Nama Central Cee mulai meroket setelah merilis beberapa lagu yang viral di dunia maya. Musiknya yang memadukan beat keras dan flow yang tenang menjad...